AC Panasonic Mati Sendiri

Solusi AC Panasonic Mati Sendiri Timer Kedap Kedip

Sponsor

Mungkin sebagian pengguna mengalami kondisi AC Panasonic mati sendiri yang disertai indikator timer kedap kedip. Sebelum merencanakan untuk memanggil teknisi, sebaiknya kita mengetahui terlebih dahulu penyebab dan solusinya. Paling tidak, ada harapan di perbaiki secara mandiri sehingga hemat biaya pengeluaran.

Panasonic merupakan sebuah perusahaan elektronika yang memproduksi berbagai peralatan rumah tangga dan cukup terkenal di Indonesia. Salah satu produk yang menjadi andalan yaitu mesin pendingin udara atau biasa disebut sebagai "Air Conditioner (AC)".

Perangkat mesin penyejuk udara merk Pansonic ini memang banyak digunakan oleh masyarakat karena terbilang cukup terjangkau. Selain itu, segi teknologi dan fitur tidak kalah dengan merk lain yang jauh lebih mahal. Tak heran apabila kamu sering melihat AC Panasonic terpasang di rumah - rumah penduduk maupun perkantoran.

Salah satu inovasi penting dari Air Conditioner yaitu fitur untuk mematikan perangkat secara otomatis ketika ada komponen atau part tertentu yang mengalami kerusakan. Itulah sebabnya kita sering mendengar pengguna yang mengutarakan bahwa AC Panasonic mati sendiri, hingga mereka bingung menemukan solusinya.

Penyebab AC Panasonic Mati

Sebab AC Panasonic Mati Sendiri

Sebenarnya fitur switch off otomatis berguna untuk melindungi komponen lain agar tidak terkena kerusakan yang lebih parah jika dipaksa untuk menyala terus. Indikator dari fungsi tersebut yaitu ditandai dengan lampu timer yang menyala dan berkedip.

Berikut penyebab AC Panasonic mati sendiri:

1. Freon Kurang atau Habis

Freon merupakan senyawa yang biasa digunakan sebagai fluida untuk menyerap beban pendingin ruangan. Zat ini tidak memiliki warna, tak berbau, dan sulit terbakar serta sering dimanfaatkan untuk mesin AC.

Ketika freon habis, maka proses pendinginan di evaporator unit indoor Air Conditioner akan berkurang, sehingga mengakibatkan termis AC tidak mendeteksi hawa dingin. Hal ini membuat perangkat mesin akan melakukan protect dengan menampilkan lampu timer menyala dan berkedip.

2. Unit Indoor dan Outdoor Kotor

AC Panasonic single split terdiri dari dua bagian yaitu unit indoor dan outdoor, keduanya mempunyai tugas masing masing. Seiring dengan pemakaian dalam jangka waktu lama, mesin pendingin udara ini akan kotor dan penuh debu sehingga perlu perawatan secara berkala.

Unit indoor kotor mengakibatkan termis (sensor suhu) tidak bisa mendeteksi hawa dingin. Sedangkan bagian outdoor menimbulkan hawa panas di dalam kompresor tidak terbuang karena terhalang debu.

Unit outdoor yang kotor mengakibatkan overheating pada kompresor, sehingga untuk melindungi komponen lain dari kerusakan maka secara otomatis AC Panasonic mati sendiri.

3. Thermistor Rusak

Thermistor biasa disebut "Termis" merupakan sebuah komponen yang terdapat di dalam AC bertugas mendeteksi perubahan suhu ruangan. Cara kerjanya cukup sederhana yaitu mengurangi atau menambah nilai tahanan ketika terjadi perubahan suhu.

Sensor ini terletak di unit indoor, bekerja dengan menyambung dan memutus arus listrik menuju outdoor. Ketika termis AC rusak, akan ditandai dengan bagian outdoor yang mati hidup dengan cepat.

4. Kompresor Panas

Kompresor merupakan komponen penting di dalam AC yang bertugas mengalirkan freon dari unit outdoor ke indoor. Bekerja dengan menghisap dan menekan refrigerant serta mengalirkannya ke seluruh sistem pendingin. Teori dasar nya yaitu mengubah tekanan dari sisi yang tinggi ke rendah.

Jadi, jika part ini mati, secara otomatis freon berhenti bersirkulasi, akibatnya Air Conditioner tidak dingin. Kompresor bisa rusak karena beberapa sebab diantaranya kapasitor angus, overheat, dan voltase tidak stabil. Seperti biasa, AC Panasonic mati sendiri untuk menjaga agar tingkat kerusakan tidak "merembet".

5. Blower Tidak Berputar

Unit indoor maupun outdoor terdapat komponen berupa blower, namun keduanya memiliki tugas yang berbeda. Fan pada AC indoor berfungsi sebagai bagian sirkulasi, dimana part ini akan bekerja hingga temperatur yang diinginkan oleh pengguna.

Sedangkan blower di perangkat outdoor berbentuk seperti kipas yang berguna untuk mendinginkan freon pada kondensor. Jika komponen ini rusak, akan ditandai dengan AC Panasonic langsung mati ketika mesin pendingin udara tersebut baru dinyalakan.

Solusi AC Panasonic Mati Sendiri

Solusi AC Panasonic Mati Sendiri

Setelah mengetahui beberapa penyebab AC Panasonic mati sendiri, selanjutnya kita dapat mengidentifikasi solusi ampuh untuk mengatasi permasalahan ini. Dengan demikian, proses perbaik lebih efisien karena langsung tepat sasaran menuju komponen yang rusaknya saja.

Pastikan kamu mengerti sedikit pengetahuan mengenai teknisi service AC, bila tidak sebaiknya menyerahkan semua urusan kepada ahlinya.

Berikut cara mengatasi AC Panasonic yang mati sendiri:

1. Isi Freon

Cek jumlah refrigerant dengan menggunakan alat bernama "manifold freon" yang bisa kamu beli di toko terdekat maupun secara online. Nyalakan AC Panasonic kemudian lihat indikator biasanya dalam keadaan normal jarum menunjukan angka 60 psi.

Bila kita cek freon sedangkan AC dalam kondisi mati umumnya tekanan lebih dari 100 psi, sehingga jika jumlah tekanan jauh dibawah nilai tersebut atau nol berarti pengguna cukup isi refrigerant saja. Sangat mudah bukan?

2. Ganti Kapasitor

Kapasitor merupakan benda elektro berbentuk silinder yang berguna untuk menyimpan dan memasok energi. Rusaknya perangkat ini dapat menimbulkan AC Panasonic mati sendiri sehingga komponen tersebut perlu kita cek kondisinya.

Gunakan alat bernama "kapasitor tester" untuk mengetahui rusak atau tidak, caranya lihat nilai yang tertera di kapasitor lalu bandingkan dengan tester tersebut. Jika angkanya terpaut jauh dari yang tertulis sudah bisa dipastikan bahwa perangkat tersebut rusak meskipun tampak bagus dari luar.

3. Perbaiki Kompresor

Rusaknya kompresor AC tergolong permasalahan yang cukup berat karena proses perbaikan membutuhkan keahlian khusus dari tenaga profesional. Dan tidak sembarang orang bisa melakukannya, membongkar tanpa ada pengetahuan malah menambah kerusakan.

Nah, solusi terbaik mengatasi kompresor yaitu memanggil jasa atau teknisi yang ada di sekitar tempat tinggal kamu. Memang pengguna harus mengeluarkan ongkos yang lumayan, jadi pastikan dana tersedia.

4. Bersihkan AC

Kurangnya perawatan terhadap Air Conditioner yang jika dibiarkan justru akan menimbulkan masalah, mulai dari udara tidak dingin sampai mati dengan sendirinya. Hal ini terjadi karena unit indoor dan outdoor sudah kotor hingga tertutupi oleh debu.

Kondisi debu yang terlalu tebal akan menutupi sirkulasi bahkan estimasi lebih parah AC menjadi overheat. Oleh karena itu, bersihkan perangkat tersebut secara berkala sesuai dengan kebutuhan masing - masing. Jadi, AC panasonic mati sendiri juga dapat diatasi dengan cara mengusir semua kotoran yang menempel.

5. Ganti Blower atau Fan

Blower rusak akan menimbulkan overheat pada semua unit baik indoor maupun outdoor, sehingga perlu segera diperbaiki bahkan ganti dengan yang baru. Kamu bisa mendeteksinya dengan melihat langsung apakah kipas berputar atau tidak.

Untungnya, AC Panasonic mati sendiri ketika komponen fan ini rusak untuk melindungi part lain secara otomatis. Dengan demikian, pengguna cukup memperhatika kondisi dari blower tersebut.

Penutup

Biaya yang dikeluarkan untuk menikmati ruangan sejuk tentu cukup besar mulai dari membeli Air Conditioner, perawatan dan beban tagihan listrik. Oleh karena itu, selalu pilih peralatan hemat energi yang sebenarnya cukup menguntungkan pengguna.

AC Panasonic dengan teknologi terkini dibekali sebuah fitur auto switch off ketika salah satu komponen mengalami kerusakan. Hal ini bertujuan untuk menjaga keamanan part lainnya agar tidak terjadi kerugian yang lebih besar.

Demikianlah pembahasan lengkap perihal solusi AC Panasonic mati sendiri dengan indikator timer kedap - kedip. Semoga dapat dimengerti dengan baik dan jelas serta memberi pencerahan buat kamu.