Apakah kamu sudah mengenal tentang pengertian AC Split secara umum? Banyak orang hanya mengetahui mesin pendingin udara untuk rumah, mobil dan seri komersil.
Padahal, Air Conditioner terdiri dari beberapa macam biarpun secara fungsi sama. Adapun tipe AC yang beredar di pasaran diantaranya:
- AC Split, memiliki 2 unit bagian yang terpisah.
- AC Standing, seperti balok lemari es terletak diatas lantai.
- AC Portable, bersifat fleksibel yang bisa dipindahkan kemanapun.
- AC Cassete, terpasang pada bagian langit – langit dalam ruangan.
- AC Central, khusus untuk mall dan perkantoran besar.
AC untuk pemakaian rumahan lebih cocok memilih tipe Split yang paling populer. Kami akan menerangkan pengertian dari berbagai sumber untuk bahan wawasan kalian.
Pengertian AC Split

AC Split adalah sebuah mesin pendingin udara yang terdiri dari unit indoor dan outdoor. Hanya efektif bekerja pada ruangan tertutup dan terhubung oleh instalasi pemipaan.
Nah, kapasitas AC Split umumnya dikenal dengan istilah satuan Paad Kracht (PK). PK AC berarti ukuran daya yang dihasilkan oleh perangkat untuk mendinginkan ruangan.
Kamu harus perhatikan luas ruangan agar kemampuan dari daya AC dapat sesuai. Sehingga temperatur udara ideal cepat tercapat dan operasional akan terasa optimal.
Berikut gambaran pemilihan kapasitas AC yang tepat:
| Daya AC | Luas Ruangan |
| 0.5 PK | 10 m2 |
| 0.75 PK | 14 m2 |
| 1.0 PK | 18 m2 |
| 1.5 PK | 24 m2 |
| 2.0 PK | 36 m |
Apabila kapasitas PK AC kurang, maka proses penurunan suhu tidak akan efektif. Sebaliknya PK yang terlalu besar justru termasuk pemborosan konsumsi daya listrik.
Komponen AC Split

Melihat lebih jauh, AC bertipe Split memiliki unit indoot dan unit doutdoor yang terpisah. Setiap bagian mewakili tugas berbeda menjadi sebuah kesatuan sistem pendingin.
Lantas, AC Split terbagi kedalam tiga seri utama yaitu standar, low watt dan inverter. Perbedaan terletak pada konsumsi daya listrik selama produk tersebut beroperasi.
Supaya jelas, mari simak paparan berikut ini:
1. Unit Indoor
Unit indoor terpasang pada bagian dalam dinding ruangan dengan ketinggian tertentu. Ini memiliki beberapa komponen utama untuk menghembuskan hawa dingin.
- Evaporator – Terbuat dari pipa tembaga berukuran kecil, melingkar dan terlilit oleh kisi aluminium.
- Air Filter – Berguna menyaring udara agar tetap bersih dari berbagai kotoran, debu dan bakteri.
- Blower Indoor – Bertugas menjaga sirkulasi udara agar tetap segar dan bersih.
- Motor Blower – Sebagai sumber daya penggerak bagi blower indoor.
- PCB – Papan sirkuit yang untuk memberikan perintah agar AC dapat beroperasi.
- Thermistor – sensor pendeteksi suhu pada bagian dalam maupun luar ruangan.
2. Unit Outdoor
Unit outdoor akan terpasang pada bagian luar ruangan dan menempel di tembok. Selain itu, ini akan terhubung dengan unit indoor melalui jalur sistem pemipaan.
- Kompresor – Memompa regfrigerant agar dapat bersirkulasi dengan baik.
- Kondensor – Mengubah zat refrigerant bentuk gas menjadi cair.
- Overload – Proteksi terhadap tegangan terlalu tinggi atau abnormal voltase.
- Pipa Kapiler- menyambungkan aliran refrigerant dari kondensor menuju evaporator.
- Dryer – Menyaring udara agar tidak ikut masuk kedalam sistem AC.
- Fan Outdoor – Berperan mendinginkan kondensor dan membantu melepas udara panas.
Penutup
Defisini AC Split merupakan produk pendingin udara yang terdiri dari unit indoor dan outdoor. Terbagi kedalam tiga model utama yaitu tipe standar, low watt dan inverter.
AC Split sangat efektif mendinginkan udara dalam ruangan yang tertutup rapat. Sirkulasi udara akan tergantikan sementara selama produk tersebut sedang beroperasi.
Untuk operasional yang optimal, kamu perlu memilih kapasitas AC paling tepat. Tergantung dari luas ruangan tersedia dan selasar dengan konsumsi listrik hemat.
Nah, seperti itulah uraian singkat tentang pengertian AC tipe Split secara umum. Semoga sobat sabiru semakin paham akan macam – macam produk untuk wawasan.