Cara Pasang Parabola Mini

Cara Pasang Parabola Mini Bebas Iuran Baru di 2020

Sponsor

Tahukah kamu, pasang parabola mini sendiri ternyata begitu simpel dan mudah, bahkan bisa dilakukan oleh pemula sekalipun. Kita hanya perlu sedikit pengetahuan dan peralatan dalam pemasangan antena parabola.

Televisi satelit dengan kualitas gambar yang jernih dan tajam menjadi salah satu alasan mengapa orang lebih memilih antena parabola dibanding UHF. Selain itu, jangkauan sinyal satelit memang mengcover seluruh wilayah di tanah air.

Jumlah channel pada televisi satelit juga lebih banyak jika dibandingkan dengana analog. Hal ini membuat masyarakat kian menggemari tayangan digital melalui parabola. Jika melihat lebih lanjut, ternyata harga perangkat parabola saat ini semakin terjangkau.

Kita tinggal memilih model sesuai selera saja, apakah mau parabola besar atau mini. Kemudian dalam hal pemasangan, bisa lewat jasa teknisi bahkan pasang sendiri. Nah, kali ini sobat Sabiru akan diberi panduan mengenai cara pasang parabola sendiri di rumah, agar lebih hemat biaya pengeluaran.

Pilih Tipe Parabola

Tipe Parabola

Antena parabola merupakan sebuah perangkat untuk menangkap sinyal satelit, secara teori semakin besar ukuran maka intensitas sinyal yang diterima juga akan lebih tinggi. Nah, parabola sendiri terbagi menjadi dua jenis yaitu :

  • Parabola tipe jaring dimana diameter dish seperti rangkaian jaring yang ada bolongannya.
  • Parabola solid dimana diameter dish nya terdiri dari logam padat secara penuh tanpa ada bolongan.

Nah, selanjutanya ukuran diameter dish juga beragam mulai dari yang kecil hingga besar. Namun, saat ini masyarakat lebih menyukai segala sesuai yang bersifat simpel. Oleh karena itu, antena parabola mini lebih cocok dan kian populer di Indonesia.

Perlu kamu ketahui bahwa jenis frekuensi parabola terbagi menjadi dua yaitu :

  • C Band merupakan teknologi yang hadir lebih awal dan mampu bertahan hingga saat ini. Frekuensi ini lebih tahan terhadap gangguan cuaca, sehingga kita dapat melihat tayangan 24 jam tanpa khawatir sinyal hilang ketika mendung atau hujan. Namun, frekuensi C Band membutuhkan diameter dish yang besar.
  • Ku Band merupakan teknologi yang lanjutan dimana sinyalnya sudah dapat di tangkap oleh perangkat dengan diameter kecil minimal 45 cm. Ya, jika di gambarkan sebesar tutup panci udah bisa dapat sinyal. Hal ini, menjadikan antena parabola mini lebih simpel dan mudah dalam pemasangannya. Tetapi, frekuensi Ku Band, lemah terhadap mendung dan hujan, ketika kondisi cuaca buruk maka sinyal akan hilang.

Nah, setelah mengetahui kelebihan dan kekurangan masing - masing, kamu tinggal memilih tipe antena parabola sesuai kebutuhan. Namun, pada pembahasan kali ini, Sabiru akan memberikan panduan cara pasang parabola mini saja, karena lebih mudah dan simpel.

Memang, ketika hujan sinyal televisi akan hilang, tapi itu hanya berlaku jika hujan lebat dan mendung tebal saja. Sudah begitu, bagus kan tidak nonton TV saat cuaca buruk, untuk mengindari bahaya petir. Paling juga hilang sebentar, lalu sinyal muncul lagi.

Alat Pemasangan

Alat Pemasangan

Sebelum pasang parabola mini, tentunya kita harus mengetahui kira - kira peralatan apa saja yang dapat dipersiapkan. Agar nantinya, pemasangan parabola ini bisa berjalan dengan cepat dan lancar.

Berikut beberapa peralatan yang harus dipersiapkan :

  • Dua buah Smartphone Android yang memiliki koneksi internet.
  • Aplikasi Satfinder yang sudah terpasang pada ponsel.
  • Kunci pas nomor 10 dan obeng plus.
  • Satu set antena parabola mini lengkap.
  • Satu buah Decoder merk apa saja.
  • Solatip hitam dan gunting.
  • Asisten di rumah bebas siapa saja mau istri atau anak.
  • Bor jika ada, paku dan palu wajib yah.
  • Alat pertukangan lain seperti gegep, tang dll ( optional siapa tahu butuh ).

Alat pertukangan yang disiapkan cukup simpel dan mudah ditemukan. Saya sendiri hanya pakai kunci 10, obeng plus, solatip, paku dan palu saja. Simpel bukan!

Harga Parabola

Harga Parabola

Nah, setelah mengetahui daftar peralatan yang harus dipersiapkan, tentunya kita harus membeli parabola terlebih dahulu. Pembelian satu set antena padabola mini bisa melalui toko terdekat di sekitar tempat tinggal kamu atau beli online lebih saya sukai karena murah.

Seisih harga toko online dan offline lumayan cukup jauh, mungkin juga karena jika beli langsung di toko sekalian ongkos pasang. Jadi kamu tinggal duduk santai saja menunggu teknisi selesai pemasangan. Namun, saya lebih suka pasang parabola sendiri.

Berikut estimasi biaya pembelian satu set antena parabola mini secara online :

  • Antena lengkap yang terdiri dari Dish ukuran 45 cm, kabel 15 meter, satu buah LNB Ku Band berikut bautnya seharga Rp. 100.000,- s.d 125.000,-. Ukuran dish di pasaran tersedia 45, 60, 80 dan 100 cm tinggal kamu lebih suka yang mana.
  • Decoder beli terpisah bisa STB Rekomendasi atau Non Rekomendasi sesuai selera saja dengan harga sekitar Rp. 150.000,- s.d 350.000,-.

Mungkin kamu belum tahu perbedaan Decoder rekomendasi dan Non rekomendasi. Nah, pemilihan tipe Decoder ini seringkali menjadi dilema bagi para pemula.

Berikut perbedaan STB Rekomendasi dan Non Rekomendasi

  • Decoder Rekomendasi merupakan receiver khusus yang disediakan oleh provider tv satelit bebas iuran. Sehingga kamu bisa mendapat jumlah channel yang banyak dan lengkap. Selain itu, bisa isi voucher jika ingin menambah siaran tertentu. Harga perangkat mahal diatas Rp. 250.000,- tergatung merk juga.
  • Decoder Non Rekomendasi merupakan receiver pihak ketiga yang tidak terikat dengan provider manapun. Fitur yang diberikan biasanya lebih lengkap dan kamu bebas memilih atau berpindah ke satelit mana saja sesuka hati. Kelemahannya hanya bisa menangkap channel gratis, artinya jumlah siaran yang diterima tidak lengkap dan lebih sedikit. Harga perangkat cenderung jauh lebih murah dan awet.

Gimana, kamu tidak bingung lagi kan mau beli Decoder yang mana? Seperti pepatah bilang, "Ada Harga, Ada Rupa" dimana receiver rekomendasi lebih mahal dan akan terikan oleh satu satelit tertentu.

Target Satelit

Target Satelit

Pembelian decoder berkaitan dengan satelit mana yang nantinya akan kamu tuju. Beberapa satelit mengudara di wilayah indonesia, untungnya ada beragam pilihan yang bisa kita nikmati.

Berikut beberapa satelit yang menjangkau wilayah Indonesia :

  • K Vision, mengudara di satelit measat 3a yang menyediakan siaran gratis untuk non rekomendasi maupun rekomendasi (siaran lengkap).
  • Nex Parabola mengudara di satelit Ses 9 yang hanya bisa dinikmati melalui Decoder Rekomendasi dengan channel lengkap.
  • Ninmedia juga ikut meramaikan yang mengudara di satelit Chinasat 11 dan bisa kamu nikmati melalui Decoder rekomendasi untuk channel lebih banyak dan receiver merk apa saja untuk siaran gratis.
  • Nusantara HD mengudara di satelit measat 3b, produk dari transvision yang hanya bisa di tonton lewat receiver rekom saja.
  • Beberapa siaran gratis bisa kamu nikmati di satelit JCSAT 4B, Thaikom 4 dan Ses9.

Nah, untuk siaran yang lengkap kamu tinggal membeli decoder dari provider K Vision, Nex Parabola dan Nusantara HD. Kemudian kunci satelit sesuai dengan provider masing - masing. Sedangkan untuk STB Non Rekomendasi bisa memilih satelit apa saja yang memberikan beberapa channel gratis.

Pasang Parabola

Pasang Parabola

Langkah yang paling penting dalam menikmati tayangan satelit dengan kualitas High Definisioan yaitu pasang parabola. Jika salah pemasangan, tentunya kamu tidak akan mendapat sinyal dan tak ada siaran yang akan tampil di layar televisi.

Berikut cara pemasangan antena parabola mini :

  • Buka paket dish parabola mini lengkap, rakit dan tentukan dimana kamu akan memasang.
  • Buka paket Decoder hubungkan ke layar televisi melalui konektor RCA atau HDMI yang lebih simpel. Kemudian masukan pengaturan transporder satelit yang akan kamu tuju.
  • Buka ponsel android kamu, kemudian lihat melaui SatFinder kira - kira antena menghadap ke arah yang mana. Jika sudah tahu, bor dan tempel dish parabola mini menghadap ke arah yang di tentukan oleh SatFinder.
  • Parabola sudah nempel dan decoder sudah di pasang, tinggal pasang kabel antena dari parabola ke receiver atau decoder.
  • Satu orang di depan televisi dan satu lagi di tempat antena, lakukan video call melalui WhatsApp. Arahkan ponsel ke televisi, dan orang yang berada di depan antena tinggal menggerakan dish sambil meilhat pergerakan sinyal di VCall WhatsApp tersebut hingga sinyal tertanggap.
  • Maksimalkan sinyal dan kencangkat baut - baut, kemudian silahkan kamu ke depan televisi. Lakukan scan otomatis pada receiver maka channel akan tampil di layar. Selesai.

Gambaran singkat pasang parabola adalah lakukan pengaturan decoder, tahu arah antena kemana melalui SatiFinder, kemudian lakukan panggilan video melalui WhatsApp, kamu di atas menggerakan antena dan istri di depan televisi mengarahkan ponsel ke layar TV, jadi kamu bisa melihat pergerakan sinyal di HP.

Cara perakitan dish dan pencarian sinyal bisa kamu lihat melalui YouTube, contohnya "cara tracking Ninmedia". Kalau sudah melihat video baru akan tahu mudahnya pasang parabola mini sendiri.

Kesimpulan

Televisi satelit bebas biaya bulanan kian populer di tengah masyarakat Indonesia. Apalagi dengan hadirnya parabola mini dengan harga terjangkau semakin meramaikan persaingan industri televisi satelit.

Pasang parabola seringkali sulit bagi pemula, padahal begitu mudah jika kita tahu bagaimana caranya. Hemat biaya tanpa perlu panggi teknisi.

Nah, cara pasang parabola mini bebas iuran itu bisa dilakukan sendiri. Kita hanya perlu mengetahui pengaturan pada Decoder, arah satelit dan menggerakan antena sampai sinyal tertanggap. Mudah bukan!

Demikian pembahasan mengenai Cara Pasang Parabola Mini Sendiri Edisi 2020, semoga bisa menjadi referensi dan bermanfaat untuk semua sahabat Sabiru.