Sinyal Parabola Hilang

5 Cara Mengatasi Sinyal Parabola Hilang Edisi 2020

Sponsor

Sinyal Parabola Hilang merupakan sebuah kondisi dimana gelombang elektromagnetik yang di pancarkan oleh satelit tidak sampai pada perangkat televisi kita. Oleh karena itu, gambar dan suara tidak muncul pada layar tv, alias "ngeblank".

Semua orang yang memasang antena parabola pada umumnya pernah mengalami sinyal hilang, walaupun hanya sesekali. Sebagian kondisi seperti ini tidak membutuhkan penanganan, tinggal di biarkan maka sinyal akan muncul kembali.

Namun, ada juga yang perlu di tangani lebih lanjut dengan identifikasi penyebab masalah, agar dapat dilakukan perbaikan secara menyeluruh. Biasanya, ibu - ibu di rumah langsung panik saat tayangan favorit mereka tiba - tiba hilang tanpa jejak dari layar televisi.

Kita perlu mengedukasi sedikit supaya mereka memahami bahwa hilangnya sinyal parbola itu bukan masalah besar. Nah, pada pembahasan kali ini, Sabiru akan memberikan sedikit panduan mengani cara mengatasi sinyal parabola hilang.

5. Lihat Kondisi Cuaca

Amati Kondisi Cuaca

Hal pertama yang perlu diketahui oleh semua pengguna parabola ialah perihal cuaca. Awan mendung pekat yang disertai hujan lebat pada umumnya akan mengganggu penerimaan sinyal dari satelit ke perangkat antena.

Bagi kamu pemakai parabola C-Band tidak perlu begitu khawatir terhadap keadaan cuaca buruk. Karena spektrum tersebut lebih tahan terhadap gangguan, paling intensitas sinyal yang diterima hanya mengalami penurunan.

Tayangan televisi pada parabola C-Band akan tetap lancar ketika hujan, asalkan penurunan sinyal masih dalam batas minimal atau kewajaran. Berkurangnya sinyal yang terlalu drastis akan mengakibatkan gambar macet pada layar televisi.

Satu lagi, bagi kamu pemakai antena parabola mini dengan jalur ku band, harus mengerti kelemahan terhadap kondisi cuaca. Dimana, sinyal akan hilang sama sekali ketika mendung atau turun hujan. Jadi, wajar dan santai saja yah, ga usah panik.

Nah, hilangnya sinyal parabola yang diakibatkan oleh gangguan cuaca tidak perlu di khawatirkan. Kamu hanya perlu menunggu beberapa saat sampai sinyal muncul kembali dengan normal. Kondisi seperti ini tidak dibutuhkan penanganan yang lebih lanjut.

4. Lihat Indikator Sinyal

Amati Indikator Sinyal

Pada receiver parabola terdapat beragam fungsi dan pengaturan khusus, yang salah satunya berupa indikator sinyal. Setiap Decoder mampu menampilkan dua buah indikator yaitu bagian atas dan bawah. Tampilan memang berbeda - beda, tapi intinya sama saja.

Sebagai contoh, saya memakai receiver Skybox A1 New dengan gambaran sebagai berikut :

  • Intensitas Sinyal ( indikator atas ) menampilkan angka 60 persen berarti LNB telah terhubung dengan baik.
  • Kualitas Sinyal ( indikator bawah ) menampilkan persentase seberapa besar frekuensi satelit yang diterima oleh receiver.

Nah, dengan demikian kita bisa mengamati salah satu penyebab sinyal parabola hilang. Bila indikator bagian atas nol, bisa jadi kabel LNB lepas atau rusak. Namun, seandainya semua perangkat masih normal tetapi tetap tidak ada sinyal, kemungkinan itu gangguan dari pihak providernya.

3. Amati Posisi Dish

Amati Posisi Dish

Pergeseran atau perubahan posisi dish parabola mengakibatkan sinyal hilang total. Cara mendeteksinya ialah coba amati terlebih dahulu mengenai faktor cuaca, kabel - kabel LNB, lihat ada kerusakan alat atau tidak, serta cek frekuensi satelit.

Jika semua faktor telah aman, terkahir cek keluar rumah perihal posisi dish apakah telah bergeser atau tidak. Perubahan posisi piringan parabola tersebut, hanya dapat di atasi dengan melakukan tracking ulang serta pencarian sinyal dari awal.

Kondisi seperti ini sangat jarang sekali, mengingat teknisi biasanya akan mengencangkan baut - baut ketika traking sinyal selesai. Apalagi untuk antena parabola mini yang hampir tidak pernah berubah posisi. Angin topan dan pohon tumbang masih mungkin mampu menggoyang parabola kamu.

2. Amati Kerusakan Perangkat

Amati Kerusakan Perangkat

Kerusakan yang terjadi pada salah satu bagian perangkat antena parabola, juga mengakibatkan sinyal siaran tidak dapat muncul di layar televisi, tentu saja sinyal juga akan ikut menghilang. Yang namanya barang elektronik pasti ada masa pakai yang di barengi dengan penurunan kinerja pada alat tersebut.

Beberapa kerusakan yang sering di alami pengguna parabola misalnya :

  • LNB sudah lemah atau rusak terkena sambaran petir.
  • Kabel antena ada yang terkelupas akibat tikus, awal terjadi hubungan arus pendek ya gan.
  • Konektor berkarat sehingga menghambat penyaluran sinyal satelit.
  • Decoder parabola hang, mode on atau rusak total.
  • Piringan antena parabola penyok yang mengakibatkan terganggunya titik fokus.

Jadi, ketika salah satu bagian mengalami kerusakan, hanya ada satu cara untuk mengatasinya yaitu ganti dengan yang baru, dengan membelinya di toko terdekat atau melalui Online Shop.

1. Perubahan Frekuensi

Perubahan Frekuensi Sinyal

Dalam rangka peningkatan kualitas tayangan bagi pemirsa maupun pembaharuan sistem serta perangkat pertelevisian, pihak stasiun televisi biasanya akan melakukan perubahan frekuensi. Hal ini tentunya menyebabkan siaran yang sedang kamu tonton menghilang, karena transporder lama sudah tidak mengudara.

Untuk mengatasinya, kamu perlu mencari frekuensi terbaru dari channel yang hilang. Contoh, stasiun televisi tiba - tiba RCTI hilang. Untuk mendeteksinya silahkan googling frekuensi RCTI terbaru. Masukan transporder ke dalam Receiver, kemudian scan ulang.

Nah, perlu diketahui, terkadang salah satu channel itu berpindah dari tipe siaran Free To Air (gratis) ke Free To View (acakan). Untuk kondisi ini hanya dapat di atasi dengan memakai Receiver Rekomendasi atau berlangganan resmi dari provider tv satelit tertentu.

Sebagai contoh, pada tahun 2019 lalu MNC Grup dan Emtek Grup menghentikan layanan siaran gratis mereka dan beralih ke tayangan Free To View. Sehingga lahirlah provider baru yang menawarkan channel lengkap seperti K-Vision dan Nex Parabola.

Tak mau ketinggalan, Nusantara HD yang merupakan produk dari Transvision di rilis untuk menyaingi mereka. Jadi sinyal parabola hilang, maksudnya salah satu channel menghilang juga bisa di sebabkan oleh perubahan frekuensi atau model penyiaran menjadi di enkripsi.

Kesimpulan

Sinyal parabola hilang terkadang menghambat asiknya menonton siaran televisi satelit, bunda berikut anak - ank di rumah suka rewel ketika channel favorit mereka tidak ada. Sahabat Sabiru yang seorang pemula sebenarnya mampu memperbaiki hilangnya sinyal secara mandiri.

Kita hanya perlu mengidentifikasi dan mendeteksi beberapa penyebab sinyal parabola hilang seperti faktor cuaca buruk, perubahan posisi dish, pergantian frekuensi dan kerusakan salah satu bagian perangkat antena parabola. Empat hal tersebut yang sering menjadi penyebabnya.

Berikut cara mudah mengatasi sinyal parabola hilang :

  • Lindungi LNB dengan botol plastik bekas air mineral yang ukurannya agak besar. Bermanfaat untuk meminimalisir penurunan sinyal ketika hujan pada parabola mini.
  • Cek semua konektor barangkali ada yang terlepas atau kurang kencang terpasangnya.
  • Ganti perangkat yang mengalami kerusakan atau penurunan kinerja.
  • Masukan frekuensi terbaru untuk channel yang hilang, kemudian lakukan scan ulang pada decoder.
  • Ganti ke rekomendasi mini untuk beberapa channel yang hanya bisa di tonton secara Free To View.

Gimana, cukup jelas bukan? Kalau ada yang kurang di mengerti boleh di tanyakan langsung Demikian pembahasan singkat mengenai cara mengatasi sinyal parabola hilang edisi 2020. Semoga bisa menjadi referensi dan bermanfaat untuk semua sahabat Sabiru.