Memperbaiki Receiver Parabola

Baru: Cara Memperbaiki Receiver Parabola Edisi 2020

Sponsor

Memperbaiki Receiver Parabola - Decoder atau Set Top Box (STB) merupakan salah satu bagian dari perangkat antena parabola yang fungsinya sangat penting. Tanpa alat ini, mustahil kita bisa menyaksikan siaran satelit bebas biaya bulanan.

Seiring dengan pemakaian dalam jangka waktu yang lama, elektronik akan mengalami penurunan kinerja bahkan kerusakan pada salah satu komponen di dalamnya. Pada saat hal itu terjadi, kita menghadapi dua pilihan yaitu memperbaiki atau mengganti dengan yang baru.

Sebelum kamu memutuskan untuk membeli baru, sebaiknya mencoba memperbaiki receiver parabola sendiri. Siapa tahu, tingkat kerusakannya masih dalam batas yang wajar. Bahkan dalam beberapa kondisi, perbaikan tidak mengeluarkan biaya sepeser pun.

Pada pembahasan kali ini, Sabiru akan memberi informasi yang berkaitan tentang penyebab kerusakan receiver dan cara untuk mengatasinya. Yuk, kita simak penjelasan berikut ini.

Penyebab Kerusakan

Penyebab Kerusakan Receiver

Set Top Box parabola rusak tentu ada penyebabnya, kita harus mengetahui dan mengidentifikasi, kira - kira apa sih yang mengakibatkan Decoder tersebut rusak. Dengan demikian, kamu akan menemukan langkah yang tepat untuk memperbaiki receiver parabola itu.

Tegangan Listrik

Pada dasarnya, alat - alat elektronik membutuhkan daya yang stabil, sedangkan karakteristik listrik di Indonesia cenderung naik turun. Sudah pasti hal ini akan merugikan kita, karena voltase yang tidak stabil dapat mempersingkat usia peralatan elektronika di rumah kamu.

Bagaimana dengan receiver parabola? Ketika daya listrik naik turun, Decoder tidak bekerja secara maksimal. Kondisi seperti ini, jika berlangsung secara terus menerus tentunya akan mengakibatkan kerusakan pada Set Top Box itu.

Suhu Receiver

Receiver parabola bekerja dengan menterjemahkan sinyal digital satelit agar dapat dikenali oleh televisi. Proses ini terus berlangsung selama pengguna menonton siaran, bayangkan kira - kira keluarga nonton tv berapa jam setiap harinya.

Nah, receiver parabola di desain sedemikian rupa agar suhu di dalamnya tetap stabil. Namun, penggunaan yang berlebih menyebabkan kenaikan suhu yang cukup signifikan di dalam perangkat. Meskipun, lubah sirkulasi udara telah tersedia.

Tidak aneh, jika Receiver ini seringkali di nyalakan seharian, bahkan diantaranya ada yang 24 jam penuh.

Sambaran Petir

Petir mengandung sejumlah energi listrik yang sangat tinggi, dimana sambaran secara langsung memiliki bahaya besar, bahkan mampu menimbulkan ledakan. Petir pun bisa menyambar ke dalam rumah penduduk, biasanya mereka sedang menonton televisi.

Antena parabola pada umumnya di pasang di atas, menjadikan penghantar listrik yang baik. Pada saat terjadi hujan disertai petir, biasanya antena menjadi target yang paling mungkin terkena. Nah, jika decoder kamu tersambar pertir maka sudah bisa di pastikan langsung rusak.

Jenis Kerusakan

Jenis Kerusakan Receiver

Secara umum, jenis kerusakan pada receiver parabola terbagi menjadi dua yaitu software dan hardware. Gangguan pada sisi firmware lebih mudah diperbaiki daripada rusaknya salah satu komponen di dalam decoder.

Kerusakan firmware dapat terjadi ketika pengguna gagal melakukan upgrade, atau sistem corrupt sehingga tidak mampu di load secara sempurna oleh receiver. Selain itu, bisa juga terdapat bug di dalam firmware tersebut.

Kemudian, kerusakan pada sisi harwade misalnya power supply mati, kabel terputus karena perangkat jatuh, jalur pcb retak, IC Eeprom lemah dan sebagainya. Kondisi seperti ini memerlukan penanganan yang lebih lanjut, dengan cara penggantian salah satu komponen yang rusak.

Berikut beberapa kendala yang sering di alami oleh pengguna decoder :

  • Receiver parabola hang, error, atau hanya muncul tampilan on saja.
  • Receiver mati total sehingga tidak mampu menampilkan gambar maupun suara.

Nah, ketika salah satu kendala di atas terjadi, kamu tidak perlu bingung. Siapa tahu set top box tersebut masih bisa diselamatkan dari kerusakan.

Perbaikan Receiver

Memperbaiki Receiver atau Decoder

Inti dari pembahasan kali ini ialah cara memperbaiki receiver parabola yang rusak. Sebenarnya penyelamatan Decoder dapat dilakukan dengan dua cara yaitu upgrade atau flash firmware dan mengganti komponen yang rusak.

Sebelumnya kamu harus mempunyai softcopy firmware atau membeli part pengganti yang rusak. Tergantung dari jenis kerusakannya, apakah di bagian sofwtare atau hardware.

Upgrade atau Flash Firmware

Pastikan receiver parabola kamu mengalami kendala pada bagian firmware saja. Biasanya terjadi ketika gagal upgrade baik offline maupun OTA, hang, error, mode on, sering freeze dan suka restart. Kemudian dapatkan file untuk flash sesuai dengan tipe Decoder yang dimiliki.

Dimana memperolehnya? Kita bisa ikut bergabung di grup Facebook, Telegram atau melalui website resmi dari pihak produsen. Caranya tinggal ketik saja nama perangkatnya di kolom pencarian Facebook maupun Telegram tersebut.

Berikut cara flash atau upgrade firmware receiver semua merk :

  • Unduh file firmware sesuai dengan tipe decoder.
  • Simpan di dalam flashdisk diluar folder.
  • Hubungkan flashdisk tersebut ke receiver.
  • Lakukan flash atau update software sesuai dengan instruksi masing - masing perangkat.
  • Tunggu hingga proses selesai.

Cara flash setiap receiver parabola pada prinsipnya sama, hanya saja langkah dan tata letak menu berbeda - beda. Pastikan kamu melakukannya sesuai dengan urutan yang benar. Dimana saya memperoleh panduan lengkapnya? Di grup Facebook banyak, saya tidak menyediakan karena setiap decoder berbeda.

Mengganti Hardware

Harga receiver non rekomendasi sekitar Rp. 150.000,- s.d Rp. 200.000,-, sedangkan yang rekomendasi lebih mahal yaitu Rp. 250.000,- keatas. Ketika decoder kamu mati total sudah pasti ada komponen hardware yang rusak.

Memperbaiki receiver parabola dengan melakukan service biasanya membutuhkan biaya yang lebih murah. Hal ini menjadi pilihan yang terbaik dibandingkan membeli perangkat baru. Namun, perbaikan pada kondisi seperti ini hanya bisa dilakukan oleh mereka yang mengerti perihal teknik elektro.

Merawat Receiver

Merawat Receiver atau Decoder Parabola

Merawat Decoder sebelum terjadi kerusakan tentunya menjadi pilihan yang terbaik. Seperti peribahasa "Mencegah Lebih Baik Daripada Mengobati". Saya sendiri sudah membeli 3 buah set Top Box yang masih berfungsi hingga sekarang.

Berikut tips merawat decoder agar lebih awet dan tahan lama :

  • Jangan melakukan update jika receiver kamu berfungsi dengan baik, meskipun versi baru telah di rilis secara resmi oleh pihak produsen.
  • Matikan fungsi update otomatis bila opsi ini ada di dalam pengaturan.
  • Lakukan pembaharuan versi hanya ketika memang diperlukan saja.
  • Lengkapi kipas pendingin laptop untuk menjaga suhu Decoder tetap stabil. Terbukti awet meskipun kamu menyalakan televisi selama seharian.
  • Jangan menonton TV ketika cuaca sedang hujan yang disertai petir.

Nah, itulah cara sederhana untuk menjaga agar Set Top Box kamu tetap awet dan tahan lama di pakai bertahun - tahun.

Kesimpulan

Memperbaiki receiver parabola sendiri sebenarnya cukup mudah, bilamana tingkat kerusakan hanya ada pada sisi firmware saja. Kita cukup melakukan flash ulang untuk mengatasi semua kendala yang terjadi.

Beberapa masalah software yang umum dijumpai para pengguna Decoder ialah error, hang, mode on, mata merah, freeze dan perangkat suka restart. Sangat direkomendasikan agar kamu bergabung di Grup Facebook atau Telegram. File firmware dan tata cara flash akan kamu temui pada grup tersebut.

Memperbaiki receiver parabola jika mengalami kerusakan pada sisi hardware lebih sulit. Diperlukan pengetahuan di bidang teknik elektro untuk mengatasinya. Oleh karena itu, lebih baik di serahkan ke toko service.

Demikian pembahasan mengenai Cara Memperbaiki Receiver Parabola Edisi 2020. Semoga bisa bermanfaat dan menjadi referensi buat kamu yang sedang mengalami kendala pada Decoder.